15-06-2014
Untukmu yang sedang berjuang melawan takdir nasib kehidupan,
seperti mimpimu menjadi legenda …..
Hai,
Lama tak menyapamu,
lama tak bertegur sapa denganmu… ah apakabar kamu di sana sahabat terbaikku?
Aku yakin di sana
kamu sedang berjuang… ya aku tahu tanpa kamu memberi tahuku… aku tahu
(mudah-mudahan bukan sok tahu).
Percayalah aku slalu
berdoa untukmu…
Di sini aku pun
berjuang.. walaupun jalan kita tak sama… walaupun jalan ini kita lalui dengan
takdir nasib yang berbeda yang diberikan Tuhan. Ah.. percayalah daun yang jatuh
pun sudah dituliskan dalam kitab Lauhul Mahfudz. Apalagi tentang nasib dan takdir
kita. Aku tak bisa ingin sama dengan kamu dan sebaliknya kamu tidak bisa ingin
sama dengan jalanku. Semuanya sudah
digariskan tinggal kita yang mau berjuang atau tidak..
Dalam perjalanan panjang
yang kamu lewati ke depan aku yakin sebelumnya kamu telah berjuang dengan amazing process dengan titik air mata
dan keringat. Ya… akhirnya mimpimu sedikit lagi akan tercapai sahabatku..
menjadi legenda… dan melakukan travelling tergila seperti yang kamu bilang
sebelumnya… Berjuang, berdoa, dan terus
berjuang, entah kapan keberhasilan itu di dapat, tetap akan berjuang.
Apa kamu ingat
dengan kata bang andrea ini:
“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpimu”
Iya… ini kata Arai
kepada Ikal di Edensor.. Setidaknya harapan yang membuat kita hidup… karena manusia
akan mati tanpa harapan……
Tak terlepas dari
usaha dan doamu ada tangan tak terlihat invisible
hand dari Yang Maha Kuasa. Bukankah
kita sepantasnya bersyukur atas apa pun yang diberikan oleh Nya, mungkin bukan
yang kita inginkan, tapi Dia lebih tahu mana yang terbaik buat kita.
Dan juga berbagi dan
berbagi. Itulah sejatinya hidup ini. Karena setelah apa yang dulu kamu
idam-idamkan tercapai… Kamu masih punya tugas berat lagi… berbagi atas apa yang
kamu peroleh. Semoga Allah menjagamu sahabat terbaikku …
-yang menginspirasi-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar