Setiap langkah kaki
melangkah, ketika hati mulai meneguhkan niat, saat usaha sudah maksimal, dan
doa sudah dimohonkan. Apakah semua itu sudah cukup untuk menuai hasil yang
baik?
Ya.. setiap proses itu
terkadang terasa menyebalkan, menyakitkan, tapi semua itu harus dilewati harus
dilalui. Mungkin akan ada rintangan, cacian, makian, walaupun demikian kamu
harus tetap kuat tetap tegar. Nikmati sajalah, kata seorang filsuf. Sejatinya
proses adalah pelajaran kesabaran, dengan materi keikhlasan. Sedangkan hasil
adalah buah. Buah dari kesabaran dan keikhlasan.
![]() |
| bubblelinkz.blogspot.com |
Bukankah besi baja
semakin ditempa akan semakin kuat? Bukankah pisau yang selalu diasah akan
semakin tajam?
Jika diantara kita
mungkin pernah merasakan berada di titik 0. Tidak tahu sama sekali apa yang
harus dilakukan, tidak tahu kemana arah yang dituju, dan berjalan tanpa tujuan.
Mungkin ketiga hal itu adalah titik menyebalkan yang semua orang dari golongan
manapun tidak menginginkan berada pada titik itu. Ibarat anomali, setelah titik
puncak, pun akan turun kembali. Jadi, apakah titik 0 itu menakutkan? Apakah akan
ada kekhawatiran jika berada di titik itu (lagi)? Rasa takut, khawatir, gelisah
adalah naluri. Wajar jika masih memiliki perasaan sejenis. Setiap manusia bisa
jadi akan mengalaminya entah sudah kemarin, esok yang akan datang, atau lusa.
. Setelah sekian
dari proses yang sudah dilalui dan lakukan, lalu apakah akan sebanding dengan
hasil yang akan kita peroleh? Boleh jadi secara hitung-hitungan manusia akan
laba atau merugi. Tapi percayalah, sejatinya seorang yang berproses dengan
baik, akan ada hitung-hitungan yang menguntungkan pula untuk nya. Mungkin tidak
sesegera hasilnya, tapi percayalah hasil tidak akan pernah mengkhianati proses.
Salam
Semoga selalu baik
dan menjaga harapan
^_^







