Air…… hidup laksana air mengalir….
Beberapa orang yang tidak sepaham mendebatkan bahwa sifat
seseorang yang seperti air relative tidak begitu baik. Hidup yang seperti air
mengalir berarti menjalani kehidupan seadanya saja, terbawa arus, dan tanpa memiliki
tujuan yang jelas. Selain itu sifat air yang mengalir dari atas ke bawah
menggambarkan suatu keadaan yang sudah semestinya tetapi turun derajat ke
posisi yang lebih rendah.
Dari sekian ketidakbaikan sifat air….masih tersimpan beberapa
kebaikan dari sifat air.
Air yang mengalir pasti larinya akan ke muara yaitu laut.
Berarti orang yang seperti air memiliki tujuan hidup yang jelas dan pasti. Air
selalu menikmati proses kehidupan. Walaupun saat dalam perjalanan ke muara air
menemui beberapa hambatan, tetapi air tetap saja mengalir. Saat air dikencingi,
diberaki, terhalang oleh sampah dan ranting, tetapi air diam…..air tetap
mencari celah untuk menerobos agar tetap bisa mengalir….. Dalam mencapai
tujuannya orang yang bersifat seperti air menyadari bahwa untuk mencapai tujuan
akan menemui banyak cacian, makian, halangan, dan rintangan. Tapi air tetap
menikmati proses itu.
Air itu diam….air itu tenang…saat kau lempari air dengan batu,
maka air akan beriak-riak. Tapi riangnya hanya sebentar, dan setelah itu tenang
kembali. Namun saat air sudah tak kuasa menahan arus yang kian besar, air akan
menghanyutkan siapapun yang ada dihadapannya.
Bila dianalogikan dalam kehidupan manusia, orang yang memiliki
sifat seperti air berarti dia tergolong orang yang diam dan tenang. Tetapi di
saat ada orang yang mengganggu ketenangannya, maka ia akan bereaksi. Aksi dan
gangguan yang kecil masih bisa ditolerir, tetapi saat dia sudah tak kuasa lagi
menahan beban dari gangguan itu,, maka dia akan bereaksi lebih besar dan bahkan
bisa melukainya.